Cara Menghindari Muntah dalam Perjalanan

Di negara Indonesia memang belum ada peraturan dan hukuman bagi wisatawan yang muntah di dalam kendaraan umum yang digunakan. Di luar negeri, kebanyakan negara sudah menerapkan aturan untuk menghukum wisatawan yang muntah dalam kendaraan umum dengan denda yang bisa mencapai jutaan rupiah. Jika hukuman ini diterapkan di Indonesia, mungkin hanya sedikit orang yang mau pergi liburan. Berbicara soal muntah dalam perjalanan, permasalahan ini merupakan masalah klasik yang sering dihadapi oleh anak kecil hingga orang dewasa. Pada umumnya, muntah disebabkan karena sistem metabolisme tubuh tidak bekerja dengan baik atau tubuh sedang dalam kondisi yang kurang baik sehingga makanan atau minuman yang sudah dikonsumsi keluar kembali (dimuntahkan).

muntah dalam perjalanan

Apakah Anda pernah mengalami masalah ini? Jika iya dan Anda tidak ingin mengulangi lagi, ada baiknya untuk menghindari masalah ini dengan cara melakukan hal-hal di bawah ini:

Hindari makan sebelum berangkat

Mengapa? Tubuh memerlukan waktu lebih kurang 2 jam untuk mencerna makanan. Nah, apabila Anda melalui jalan tanjakan, tikungan, dan berlubang, tubuh tidak bisa mencerna makanan dengan baik sehingga akan timbul rasa mual dan ingin muntah. Tak lama kemudian, dapat dipastikan bahwa Anda akan muntah, apalagi jika Anda tidak mengoleskan minyak angin di bagian perut Anda. Untuk itu, hindari makan sebelum berangkat, ada baiknya hanya minum air mineral saja. Bagaimana jika perut sudah benar-benar lapar? Usahakan untuk makan 2 jam sebelum keberangkatan.

Minum obat anti mabuk

Ini adalah solusi jitu untuk mengurangi rasa mual dan ingin muntah ketika dalam perjalanan. Obat ini terbukti sangat ampuh untuk mencegah mabuk dan sudah dikonsumi oleh banyak orang yang melakukan perjalanan. Obat ini biasanya dikonsumsi 30 menit sebelum keberangkatan dan dijamin perjalanan akan aman dan lancar. Apakah anak-anak boleh mengkonsumsi obat ini? Jelas saja boleh karena obat ini diproduksi dengan berbagai varian sesuai umur. Soal rasa, khususnya untuk anak kecil juga sudah disesuaikan, yaitu dengan rasa buah sehingga anak-anak tidak takut untuk menelan obat ini. Ingat untuk mengkonsumsi obat ini satu butir saja sebelum keberangkatan dan usahakan bahwa Anda sudah mengkonsumsi makanan sebelumnya.

Usahakan untuk tidur

Dalam kondisi tertentu, khususnya ketika tubuh sedang tidak enak badan, obat anti mabuk yang sudah dikonsumsi terkadang tidak mampu bekerja dengan baik. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh sedang menurun drastis sehingga obat tersebut sulit untuk bekerja dan berfungsi sebagaimana mestinya. Apabila hal ini dibiarkan begitu saja, tentu Anda akan mual dan kemudian muntah dalam kendaraan. Bayangkan jika muntah Anda mengotori kendaraan atau mengenai orang di sebelah Anda. Anda akan mendapatkan masalah pada akhirnya.

Untuk mengatasi masalah ini, ada baiknya untuk mengoleskan minyak kayu putih atau minyak angin ke bagian perut, dada, dan leher agar tubuh terasa hangat. Di samping itu, sangat disarankan untuk memejamkan mata Anda agar perhatiaan Anda bisa teralihkan. Oya, apabila hal ini terjadi pada buah hati Anda, ada baiknya untuk menyiapkan kantong plastik sehingga ketika dia muntah tidak mengotori kendaraan. Saat ini, agen travel sudah tahu akan resiko ini sehingga mereka sengaja menyediakan plastik di kantong yang berada di kursi penumpang. Penumpang tinggal mengambilnya jika ingin muntah.

Mudah-mudahan dengan melakukan hal-hal di atas, Anda tidak akan mabuk dan muntah selama dalam perjalanan.

Berwisata di Dalam Negeri Serasa di Luar Negeri

Setiap orang sejatinya penting memikirkan untuk berwisata satu bulan sekali atau minimal satu tahun sekali. Terutama berwisata bersama keluarga, kedekatan tentu bakal semakin meningkat. Di sisi lain, berwisata ke tempat-tempat indah & menyenangkan bakal melunturkan segala penat atau stres yang ada akibat pekerjaan, sekolah, hubungan sosial, atau lainnya. Bahkan, digadang-gadang rutin berwisata dapat menurunkan penyakit jantung. Meski berwisata memberikan manfaat yang luar biasa, tapi tak sedikit orang yang mengabaikannya. Mengapa? Berwisata membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi kalau tujuan wisatanya adalah luar negeri. Sebetulnya, untuk mendapatkan liburan yang menyenangkan tidak harus berwisata ke luar negeri. Di dalam negeri pun ada tempat wisata yang mirip seperti di luar negeri. Jika ingin merasakan wisata di luar negeri dengan hemat biaya, Anda bisa…

Liburan ke Brown Canyon, Semarang

Brown Canyon, Semarang

Amerika, salah satu negara tujuan wisata idaman sebagian orang. Grand Canyon, tempat wisata di Amerika yang tak patut dilewatkan saat di Amerika Serikan. Sayangnya, untuk berwisata ke Amerika butuh anggaran yang tidak sedikit. Biaya yang dikeluarkan untuk pesawatnya saja lebih kurang 18 juta per orang, belum penginapan & makan di sana. Bagi Anda yang ingin ke Grand Canyon, Amerika Serikat, Anda bisa ke Semarang tepatnya di daerah Rowosari, Meteseh, Tembalang. Di daerah ini memiliki tempat seperti Grand Canyon, Amerika Serikat tetapi lebih dikenal dengan nama Brown Canyon. Sebetulnya, tempat ini bukanlah tempat wisata melainkan proyek galian C (pasir, tanah urug, dan batu panas menjadi material yang ditambang di tempat ini). Namun, bekas galian terbentuk bukit-bukit layaknya Grand Canyon. Untuk menuju ke tempat ini, disarankan menggunakan sepeda atau motor karena jalannya yang cukup jelek.

Jelajah Raja Ampat, Papua Barat

Raja Ampat, Papua Barat

Ada surga di Papua Barat, benarkah? Yup, surga tersebut bernama Raja Ampat. Kabarnya, Raja Ampat memiliki panorama yang hampir serupa dengan Phi Phi Island yang ada di Thailand. Tidak lain karena keduanya memiliki gugusan pulau yang menakjubkan. Bagaimana menuju Raja Ampat? Perjalanan udara menuju Bandara Domine Edward Osok, Papua Barat kemudian bisa naik taxi ke pelabuhan rakyat. Dari pelabuhan ini akan dilanjutkan dengan naik Ferry atau speed boat menuju Waisai (ibukota Papua Barat). Cukup ribet memang rute menuju Raja Ampat, tapi yakinlah setelah sampai di tempat, akan terbayar dengan keindahan pantai & bawah lautnya yang memiliki seribu lebih spesies ikan, lima spesies penyu laut langka, lima puluh lebih spesies udang, dan lain sebagainya.

Kunjungi Gumuk Pasir Parangkusumo, Yogyakarta

Gumuk Pasir Parangkusumo, Yogyakarta

Gurun Sahara yang merupakan nama padang pasir terbesar di dunia. Meski gersang, tapi sebagian orang tertarik untuk melihat keindahan bentangan gurun pasir di Afrika. Sayangnya, untuk menuju Afrika tidak hanya butuh perjalanan panjang tetapi juga butuh dana yang tidak sedikit. Jika Anda salah satu yang tertarik ke Gurun Sahara, Afrika, Anda bisa ke Yogyakarta. Sebab, kota yang memiliki makanan khas yang dikenal seantero negeri ini sebut saja gudeg, juga memiliki padang pasir yang dikenal dengan nama Gumuk Pasir Parangkusumo. Lokasi tempat wisata ini berada di sepanjang muara Sungai Opak hingga Pantai Parangteritis. Untuk bisa menikmati keindahan tempat wisata ini, Anda hanya dibanderol tarif sekitar 3 ribu rupiah saja. Kalau ingin bermain sandboarding akan dikenakan tarif mulai dari 70 ribu rupiah.